You are here
Himpunan Mahasiswa Ilmu Sejarah UNY menyelenggarakan Diskusi dengan Tema Sejarah Kekerasan Politik di Indonesia
Yogyakarta, 17 Maret 2025 – Himpunan Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (HMIS UNY) mengadakan kegiatan diskusi rutin dengan tajuk Kekerasan Politik di Indonesia: Sejarah, Dampak, dan Tantangan terhadap Hak Asasi Manusia pada hari Senin, 17 Maret 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di kampus Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, Ilmu Politik (FISHIPOL). Diskusi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan dan program studi yang tertarik untuk membahas isu-isu sejarah politik Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan fenomena kekerasan politik. Selain itu, kegiatan ini diikuti pula oleh masyarakat umum yang ingin mengetahui tentang dinamika kekerasan politik di Indonesia.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Dosen Pendamping Kemahasiswaan, Ilmiawati Safitri, S.S., M.A yang menyampaikan pentingnya memahami dinamika kekerasan politik dalam sejarah bangsa Indonesia. Diskusi ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai akar penyebab, dampak, dan pola kekerasan politik yang pernah terjadi di Indonesia, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi perkembangan sosial dan politik hingga saat ini.
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Kuncoro Hadi, S.S., M.A, dosen Ilmu Sejarah UNY dan Fajar Wahu, S.S selaku alumni Ilmu Sejarah UNY. Dalam pemaparannya, Kuncoro Hadi menjelaskan berbagai peristiwa kekerasan politik yang terjadi sepanjang sejarah Indonesia, mulai dari era kolonial hingga masa reformasi. Ia juga menjelaskan bagaimana kekerasan tersebut sering kali digunakan sebagai alat untuk mempertahankan atau merebut kekuasaan.
Sementara itu, Fajar Wahyu, S.S menjelaskan tentang fenomena kekerasan yang pernah terjadi di Yogyakarta, khususnya pasca 1965. Ia juga menjelaskan bahwa negara memiliki sumbangsih dalam terjadinya kekerasan yang ada di Indonesia. Bahkan kekerasan juga menyasar para masyarakat yang tidak bersalah dan tidak terlibat dalam suatu peristiwa apapun, termasuk di dalamnya adalah perempuan.
Diskusi berlangsung dengan sangat interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan dari narasumber, tetapi juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi. Banyak mahasiswa yang mengajukan pertanyaan terkait berbagai peristiwa sejarah, seperti peristiwa 1965, Orde Baru, dan reformasi 1998, serta bagaimana kekerasan politik tersebut masih terasa dampaknya di kehidupan sehari-hari.
Pada sesi akhir, para narasumber menekankan pentingnya pendidikan sejarah yang objektif dan komprehensif untuk mencegah terjadinya kekerasan politik di masa depan. Mereka juga mengajak peserta untuk terus mengedukasi diri mengenai hak-hak politik dan sosial, serta berperan aktif dalam menciptakan iklim politik yang damai dan konstruktif di Indonesia.Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Divisi Penelitian Pengembangan (Litbang) HMIS UNY. Kegiatan rutin ini menjadi penting diselenggarakan sebagai tugas pokok dan fungsi Divisi Litbang sebagai divisi yang memiliki fokus pada pengembangan keilmuan. (hmis.uny)
Tentang Prodi Ilmu Sejarah UNY
Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan salah satu prodi unggulan yang menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang sejarah, baik dalam dunia pendidikan maupun di berbagai sektor lainnya. Prodi ini memiliki visi untuk menjadi pusat pengembangan ilmu sejarah yang unggul dan berwawasan global.
Kontak Kami
Prodi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, Dan Ilmu Politik - Universitas Negeri Yogyakarta
Alamat: Jl. Colombo Yogyakarta No. 1
Email: ilmusejarah@uny.ac.id
Telp: 0274-548202
Fax: 0274-548201
Copyright © 2025,